Pasuruan – SMK Untung Surapati Pasuruan menggelar rapat koordinasi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada Senin, 30 September 2025 bertempat di Aula Gedung Harmonie. Rapat ini dihadiri oleh Kepala Sekolah, Bapak Eka Wahyuli Rantausah, S.Kom, para guru, wali murid kelas XII, serta perwakilan dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pasuruan.
Dalam sambutannya, Bapak Eka menegaskan pentingnya TKA sebagai bagian dari proses evaluasi capaian akademik siswa secara objektif dan menyeluruh. Ia menyampaikan bahwa TKA tidak bersifat wajib, namun sangat dianjurkan untuk diikuti karena hasilnya dapat menjadi bukti prestasi akademik yang mendukung siswa dalam seleksi pendidikan lanjutan maupun peluang karier di masa depan.
“Kami ingin agar orang tua memahami bahwa TKA bukan hanya untuk siswa yang ingin ikut ujian, tetapi sebagai salah satu bentuk investasi masa depan mereka. Hasil TKA bisa digunakan untuk mendukung seleksi ke perguruan tinggi dan membuka banyak peluang,” jelas beliau.
Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan asesmen nasional dari Kemendikdasmen untuk mengukur penguasaan siswa terhadap materi pelajaran sesuai kurikulum, dengan pendekatan High Order Thinking Skills (HOTS).
Beberapa poin penting terkait TKA:
Tidak bersifat wajib, namun sangat dianjurkan diikuti siswa kelas XII.
Mendukung seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan jalur prestasi lainnya.
Menyediakan laporan akademik yang objektif, terstandar, dan bisa diperbandingkan antar sekolah.
Membuka akses setara bagi siswa dari jalur pendidikan formal maupun nonformal.
Mendukung peningkatan mutu dan keadilan sistem pendidikan nasional.
Disnaker: Karakter Siswa Sama Pentingnya dengan Nilai Akademik
Rapat ini juga menghadirkan perwakilan dari Disnaker Kota Pasuruan yang menyampaikan materi mengenai karakteristik peserta didik yang ideal di dunia kerja. Dalam paparannya, Disnaker menekankan pentingnya menyeimbangkan kompetensi akademik dan karakter kerja.
“Perusahaan saat ini tidak hanya mencari lulusan yang pintar, tapi juga yang punya karakter: jujur, disiplin, adaptif, dan mau terus belajar,” ujar narasumber dari Disnaker.
Materi ini membuka wawasan bagi para wali murid bahwa keberhasilan siswa tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik, tetapi juga oleh kebiasaan positif dan sikap kerja yang baik.
Kesiapan SMK Untung Surapati dalam Menyelenggarakan TKA
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan TKA, sekolah telah mempersiapkan:
3 ruang laboratorium komputer sebagai tempat ujian.
120 siswa kelas XII akan mengikuti TKA dalam 2 sesi ujian.
Setiap sesi dibagi ke dalam 3 ruang, masing-masing diisi oleh 20 peserta.
Semua fasilitas telah disiapkan oleh tim teknis, termasuk perangkat komputer dan pengawas.
Pesan Motivasi: Investasi Ilmu untuk Masa Depan
Pihak sekolah juga mengingatkan pentingnya semangat belajar bagi siswa:
Belajar sekarang adalah investasi terbaik.
Waktu tidak akan kembali. Masa sekolah adalah fondasi untuk masa depan.
Persaingan semakin ketat. Yang disiplin dan gigih akan lebih siap bersaing.
Belajar membentuk karakter dan tanggung jawab.
Prestasi adalah bentuk kebanggaan bagi orang tua dan sekolah.
Penutup
Rapat ditutup dengan harapan agar seluruh pihak guru, wali murid, siswa, dan instansi terkait dapat bersinergi dalam menyukseskan pelaksanaan TKA. Dengan persiapan yang matang dan dukungan bersama, pelaksanaan TKA di SMK Untung Surapati diharapkan berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik bagi siswa.